terkesan
"Sayang,
aku mau bertanya satu hal padamu. Sebelum hatimu terpaut mencintaiku
karena Allah, ada berapa orangkah yang telah engkau biarkan masuk
kedalam lubuk hatimu? Dan laki-laki seperti apakah dia?
Aku
kaget. Aku tersentak. Aku tertunduk dan diam waktu itu. Lalu aku
menjawab : "Maaf sayang, Aku sudah tidak ingat lagi dan tak mau
mengingatnya lagi."
Kulihat suamiku tersenyum sembari menjawab ...
"Apakah kamu tidak ingin bertanya balik padaku?"
"Ingin sebenarnya. Tapi apakah aku pantas?" jawabku.
"Mengapa tidak? Karena engkau adalah orang pertama yang bisa
menaklukkan hatiku. Dan engkau juga yang terakhir menutup pintu hatiku.
Ketahuilah isteriku, setiap wanita pasti ingin menjadi yang terakhir
dalam hati pasangannya. Dan laki-laki pasti ingin menjadi yang pertama
dalam hati isterinya."
Mendengar kalimat terakhir suamiku,
spontan, aku berlutut di hadapannya. Butir-butir air mata penyesalan
jatuh menetes di pipiku. Segera kucium tangan suamiku sambil aku memohon
maaf padanya.
Lalu suamiku membantuku untuk berdiri sambil berkata : ..
"Bangunlah sayang. Engkau sudah menjadikanku orang pertama yang
mendapat airmata penyesalanmu atas kesalahanmu di masa lalu.
SUBHANALLAH. LA TAHZAN ISTERIKU. AKU MEMAAFKANMU DAN SEMOGA ALLAH
MENGAMPUNI KITA."
No comments:
Post a Comment